Sekilas Tentang Pulau Banyak

Pulau Banyak adalah nama untuk suatu gugusan kepulauan di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Indonesia. Pulau banyak terbagi atas dua kecamatan, yaitu Kecamatan Pulau Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak Barat. Pusat administrasi Kecamatan Pulau Banyak berlokasi di Desa Pulau Balai. Sedangkan pusat administrasi Kecamatan Pulau Banyak Barat berlokasi di Desa Haloban.

Pulau Banyak ini merupakan sebuah kepulauan dengan jumlah pulau-pulaunya mencapai 99 pulau. Pulau yang terbesar adalah Pulau Tuangku dan yang kedua terbesar adalah Pulau Bangkaru. Selain itu terdapat pula pulau-pulau lain yang kecil-kecil seperti:

  • Pulau Balai
  • Pulau Palambak Besar
  • Pulau Palambak Kecil
  • Pulau Tapus-Tapus
  • Pulau Sarangalu
  • Pulau Palambak Besar
  • Pulau Palambak Kecil
  • Pulau Pinang
  • Pulau Ujungbatu
  • dan lain-lain.

Daftar Desa di Pulau Banyak adalah:

  1. Pulau Balai
  2. Pulau Baguk
  3. Teluk Nibung

Daftar Desa/Kelurahan di Pulau Banyak Barat adalah:

  1. Haloban
  2. Asantola
  3. Suka Makmur
  4. Ujung Sialit

Pulau Balai sebagai pusat administratif di Kecamatan Pulau Banyak memiliki kepadatan penduduk yang lebih tinggi dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya di Kepulauan Banyak. Terdapat dua desa di Pulau Balai yaitu Desa Pulau Balai dan Desa Pulau Baguk. Pulau Balai dapat ditempuh lebih kurang 4 jam dari Singkil jika menggunakan kapal feri penyeberangan.

Dahulu dinamakan Pulau Balai karena sebelumnya pulau ini menjadi tempat istirahat para nelayan yang istirahat. Mereka istirahat di Bale-Bale kecil dan tidur-tiduran di pulau itu, sehingga lama kelamaan namanya dirubah menjadi Pulau Balai (Pulau Bale).

Pulau Tuangku merupakan pulau yang terbesar di Kepulauan Banyak. Posisinya berada di titik koordinat 2°10′0″LU, 97°15′0″BT. Pulau ini dapat ditempuh kurang dari 1 jam dengan menggunakan perahu motor dari Pulau Balai.

Terdapat empat desa di Pulau Tuangku yaitu Desa Haloban, Desa Asantola, Desa Ujung Sialit, dan Desa Suka Makmur. Desa Haloban, Asantola, dan Suka Makmur mayoritas penduduknya beragama Islam, sedangkan penduduk Desa Ujung Sialit mayoritas dari etnis Nias dan beragama Kristen. Namun sejauh ini kehidupan masyarakat antar desa tersebut sangat harmonis.
Jika di Desa Haloban dan Asantola sudah disuplai listrik oleh PLN, berbeda halnya dengan Desa Ujung Sialit dan Suka Makmur yang masih mengandalkan listrik menggunakan Solar Cell. Tranportasi untuk menghubungkan Desa Haloban dan Asantola dengan Desa Ujung Sialit dan Suka Makmur masih mengandalkan tranportasi dari laut. Akan tetapi saat ini sedang dalam tahap pembuatan jalan yang menghubungkan Desa Haloban dan Asantola dengan Desa Ujung Sialit.

Pulau Bangkaru merupakan pulau terbesar kedua di Kepulauan Banyak, posisinya berada di titik koordinat 2°4′0″LU, 97°7′0″BT. Pulau ini digunakan sebagai tempat untuk konservasi penyu. Di pulau ini juga terdapat pantai yang merupakan salah satu tempat favorit untuk melakukan surfing dengan ombak yang mencapai ketinggian hingga 5 meter.

Referensi:
- http://www.sumatraecotourism.com/
- wikipedia